Home » , , , , » Persaingan Dalam Dunia Kerja

Persaingan Dalam Dunia Kerja

Dhedi R Ghazali | Wednesday, March 19, 2014 | 4komentar
Persaingan Dalam Dunia Kerja
Rasanya sudah lumayan lama saya off untuk memposting tulisan saya di blog ini. Akhir-akhir ini memang kurang ada waktu untuk bercengkrama dengan blog ini. Langsung saja, kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman tentang dunia kerja. Mungkin yang saya sampaikan ini juga pernah teman-teman alami dalam dunia kerja teman-teman semua. Kita pasti tahu bahwa dalam dunia kerja tidak pernah lepas dari persaingan untuk menjadi yang terbaik guna menduduki jabatan tertentu atau paling tidak untuk menarik hati pemimpin dalam lingkungan kerja kita. Dari sini, seringkali terjadi konflik intern antar sesama rekan kerja yang disebabkan oleh persaingan tersebut. Nah, hal ini yang ingin saya sampaikan pada pembaca sekalian. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat.

Dunia kerja adalah wadah tempat berkumpulnya orang mencari nafkah. Dan di dunia ini mau tidak mau kita harus pintar-pintar bersosialisasi dengan rekan kerja kita. Tak bisa kita pungkiri juga bahwa dalam dunia kerja sangatlah penuh dengan aroma persaingan. Persaingan untuk mengejar jabatan, mengambil hati pimpinan dan lain-lain. Wajar saja jika terkadang ada beberapa orang yang menggunakan cara-cara yang kotor untuk menjatuhkan rekan kerjanya agar kinerjanya dinilai buruk oleh pimpinan. Sering pula kata teman tidak dipedulikan. Asal dirinya mendapat apa yang dia inginkan, seorang teman pun tanpa segan dikorbankan.

Inilah yang saya alami baru-baru ini. Sudah hampir 1 tahun sudah saya berada dalam lingkungan kerja di kantor saya. Awalnya memang tenang-tenang saja, bersosialisasi dan bercengkrama dengan rekan kerja menjadi keseharian yang menyenangkan. Bahkan ada juga yang sering memberikan arahan dan masukan demi kebaikan saya dalam bekerja. Mulai dari arahan bagaimana saya harus bekerja dengan baik serta sesuai aturan ada juga teguran dan masukan saat saya melakukan kesalahan dalam pekerjaan yang saya lakukan. Semua itu saya anggap sebagai masukan-masukan yang positif untuk memaksimalkan kinerja. Akan tetapi tak jarang pula ada rekan kerja yang justru seolah ingin menggiring kita untuk melakukan kesalahan agar dinilai buruk oleh pimpinan. Awalnya dia berbaik hati dan memberi arahan yang bagus akan tetapi semakin lama justru terkesan ingin menjerumuskan. Nah inilah yang sempat saya alami. Ada salah seorang rekan kerja saya yang dengan terselubung dan halus mengajak saya untuk melanggar aturan. Betapa bodohnya saya waktu itu, karena dia sudah saya anggap teman maka saya mengikutinya. Namun yang terjadi ternyata dia justru melapor ke atasan hingga akhirnya saya dipanggil dan diberi peringatan. Kalau saya mau dan mengikuti cara kotor dia, saya bisa saja melaporkan kesalahan yang menurut saya justru lebih sering dia lakukan. Akan tetapi saya tidak mau menggunakan cara seperti itu untuk bersaing dan saya biarkan semua ini jadi pengalaman yang begitu berharga untuk perbaikan dan kebaikan kedepan.

Bagi Anda yang telah dan sedang berkecimpung dalam dunia kerja, saya sarankan berhati-hatilah dalam menghadapi persaingan di dalamnya. Gunakanlah jalan serta cara yang baik untuk memenangkan persaingan tersebut. Selain itu jangan mudah percaya dan terhasut kata-kata orang sekalipun dia Anda anggaap sebagai teman. Cara yang paling aman dan nyaman adalah bekerjalah dengan ikhlas serta sesuai aturan yang berlaku di kantor Anda. Jangan lupa selalu meminta dan memohon kelancaran dan perlindungan pada Allah SWT untuk setiap pekerjaan kita. Semoga Allah selalu bersama kita. Aamiin


Jika menurut kalian, artikel ini bermanfaat. Silahkan di-share untuk teman Anda, sahabat Anda, keluarga Anda, atau bahkan orang yang tidak Anda kenal sekalipun. Setelah membaca, saya harap juga bisa meninggalkan komentar serta like fans page kehidupan tanpa batas.  Semoga Anda juga mendapatkan balasan pahala yang berlimpah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Barangsiapa yg memberi petunjuk atas kebaikan, maka baginya adalah pahala seperti orang yg melakukan kebaikan itu.” (HR Muslim)

Share this article :
Kehidupan Tanpa Batas

4 komentar:

enny luthfiani said...

Nice :D

dimana-manapasti terjadi kayak gitu ya. Wes biasa, sabar aja sih kita ngadepinnya. Kadang berasa ga sih kita mau ikutin aturan malah ga disukai sama yang lain? jadi menurut aku sih jangan lurus-lurus banget tapi tetap memegang prinsip dan intergritas.

Salam dari polsupas lapas anak dan wanita Ma,Bulian, Jambi. Aku juga angkatan 2012 :D

kingkong said...

Thank's Mas Bro Infonya !!!!

www.bisnistiket.co.id

Dhedi R Ghazali said...

Setuju banget. Tapi lebih baik lurus2 saja. ^-^

Dhedi R Ghazali said...

Terimakasih kunjungannya

Post a Comment

 
Support : Copyright © Nov 2010. Kehidupan Tanpa Batas - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger